5 Pemain Yang Menghina Mantan Klub Usai Pindah

5
972

BOLAKU88 – Bursa transfer antar klub merupakan suatu hal yang sudah biasa terjadi dalam dunia sepakboola. Namun, tidak sedikit dari pemain yang dijual mempunyai hubungan buruk saat berpisah dengan klubnya.

Akibatnya, perang kata-kata dengan mantan klubnya melalui media sosial menjadi tidak terhindarkan. Hal tersebut biasanya dipicu oleh ketidakpuasan yang dirasakan oleh sang pemain saat memperkuat mantan klubnya.

BACA JUGA : 5 Pemain yang Dipaksa Hengkang Oleh Klubnya

Berikut Lima pemain yang menghina mantan klubnya sesudah pindah seperti dilansir dari Sportskeeda.

  1. Mario Balotelli

5 Pemain Yang Menghina Mantan Klub Usai Pindah

Mario Balotelli memang sosok yang selalu identik dengan semua hal yang mengandung kontroversial. Semua orang tau kalau Balotelli memiliki talenta yang besar, tapi sikapnya yang sangat tempramental dan berpotensi menyia-nyiakan yang dimilikinya.

Di Liverpool, para penggemar menaruh harapan untuk Balotelli mengubah sikapnya dan mulai membuktikan diri. Sayangnya, hal itu tidak berpengaruh dan Jurgen Klopp membiarkannya pergi secara gratis.

“Itu adalah kesalahan terburuk dalam kehidupan saya. Terlepas dari para penggemar dan para pemain yang fantastis, saya harus jujur bahwa saya tidak menyukai Liverpool,” kata Balotelli.

“Saya memiliki dua pelatih, Brendan Rodgers dan Jurgen Klopp. Sebagai pelatih, keduanya sama sekali tidak membuat kesan yang baik untuk saya. Saya tidak akur dengan keduanya.” terang Balotelli.

2. Dani Alves

5 Pemain Yang Menghina Mantan Klub Usai Pindah

Dani Alves merupakan salah satu transfer terbaik yang dilakukan oleh Barcelona. Pemain asal Brasil itu merupakan salah satu pemain terbaik dan merupakan penghubung yang sangat penting dengan Lionel Messi.

Kendati banyak yang menyebut Andres Iniesta dan Xavi Hernandez yang menjadi peran terbesar dalam membantu Messi di lapangan. Sebenarnya Dani Alves-lah yang selalu berlari dari sisi kanan pertahanan lawan dan membiarkan Messi bersinar.

Namun, menurut Alves tidak  mendapatkan respect yang seharusnya ia dapatkan ketika bermain untuk Barcelona.

“Saya suka dicintai dan saat saya tidak dicintai, saya pergi. Selama tiga musim saya bermain di sana, mereka selalu mengatakan Alves akan pergi, tapi direktur tidak pernah mengatakan apapun kepada saya, mereka sangat salah dan tidak bersyukur, mereka tidak menghormati saya,” kata Alves.

“Saya hanya ditawari kesepakatan baru saat larangan transfer FIFA masuk. Saat itulah saya sudah malas. Mereka yang memimpin Barcelona hari ini tidak tahu bagaimana cara memperlakukan pemain mereka.”

3. Pepe

5 Pemain Yang Menghina Mantan Klub Usai Pindah

Sulit dipercaya bahwa pemain seperti Pepe bisa bermain di Real Madrid selama 10 tahun. Dia adalah pemain yang menendang Javi Casquero dan menciptakan banyak kejadian kontroversial lainnya. Meski banyak pemain yang didepak setelah membuat masalah, tapi Pepe berhasil bertahan lama di klub.

Namun, setelah akhirnya pindah dari klub, Pepe tidak memiliki banyak hal baik untuk disampaikan tentang Madrid. Salah satu alasannya adalah karena petinggi Los Blancos menolak memberinya kontrak dua tahu.

“Madrid tidak menawarkan saya kontrak selama dua tahun. Mereka hanya memberikan saya kontrak satu tahun, jadi jelas bahwa saya tidak akan terus bermai untuk Real Madrid.” ungkap Pepe.

Dia juga menegaskan bahwa Madrid sama sekali tidak membantunya mengenai masalah pajak. Hal inilah yang membuat pemain asal Portugal itu geram.

“Klub tidak terlihat membela saya dengan masalah pajak. Saya memiliki semuanya sampai sekarang tapi apakah anda melihat klub membela saya?”

Selain itu. Pepe juga menyindir para fans Real Madrid. Menurutnya, fans Besiktas masih lebih baik daripada mereka.

“Fans Besiktas sangat fantastis. Pada saat bermain untuk Real Madrid, kami harus memotivasi diri kami sendiri karena para penggemar tidak begitu bergairah. Di Besiktas, setiap pemain langsung menuju lapangan dengan penuh motivasi untuk tampil dengan baik dengan bantuan dukungan yang besar.”

4. Zlatan Ibrahimovic

5 Pemain Yang Menghina Mantan Klub Usai Pindah

Zlatan Ibrahimovic menulis buku biografinya tentang kehidupannya yang berat di Barcelona. Pep Guardiola mengambil keputusan aneh dengan menukar salah satu striker terbaiknya Samuel Eto’o, untuk membawa striker Swedia itu ke Camp Nou.

Ibrahimovic sebenarnya punya mimpi bermain di klub sebesar Barca. Namun mimpinya berubah menjadi mimpi buruk saat Lionel Messi tetap pada pendiriannya agar terus dimainkan di tengah, tak lagi sebagai striker sayap.

Hal ini membuat Guardiola akhirnya memakai formasi false 9. Tapi dia harus mengorbankan seseorang dan itu adalah Ibrahimovic. Jelas, kondisi ini tidak diterima dengan baik oleh mantan pemain Juventus itu.

“Saya punya mimpi untuk datang ke Barcelona. Tapi setelah itu saya berpikir bahwa mungkin Anda harus menyimpan mimpimu, bukannya mewujudkannya,” kata Ibra.

“Saya sudah mendapat kesan bahwa Barcelona sedikit seperti Ajax, rasanya seperti kembali ke sekolah. Messi, Xavi, dan (Andres) Iniesta, mereka seperti anak sekolah. Pesepakbola terbaik di dunia berdiri di sana dengan kepala tertunduk, dan saya tidak mengerti semua itu. Itu konyol,” lanjut Ibra.

“Ketika saya menyadari bahwa saya akan berada di bangku cadangan untuk pertandingan melawan Almeria, saya ingat kalimat itu: ‘Di sini, di Barcelona, kami tidak menghadiri sesi latihan dengan Porsche atau Ferrari.’ Omong kosong macam apa itu?”.

5. Neymar Jr

5 Pemain Yang Menghina Mantan Klub Usai Pindah

Terakhir adalah pemain termahal di dunia, Neymar Jr. Ketika bergabung dengan Barcelona, Neymar dianggap sebagai pengganti Lionel Messi di Camp Nou. Tetapi, terkadang hal-hal tidak selalu berjalan seperti yang diinginkan.

Saat Neymar sukses memukul balik PSG di Liga Champions pada awal tahun ini, setelah Barcelona kalah 0-4 di leg pertama, tapi Messi yang mendapat sorotan.

Neymar tahu bahwa dia harus meninggalkan Barcelona untuk melepaskan dirinya dari bayang-bayang Messi. Ketika PSG siap membelinya dengan harga 222 juta euro, Barcelona tidak punya pilihan kecuali menerima tawaran tersebut karena sudah memenuhi klausul pelepasan dari pemain Brasil tersebut.

“Saya tidak memiliki apa-apa untuk dikatakan ke dewan Barcelona. Bagi saya, sebenarnya saya punya sesuatu untuk dikatakan, bahwa saya kecewa dengan mereka,” kata Neymar.

“Saya menghabiskan empat tahun di sana dan sangat bahagia. Saya datang dengan bahagia, menghabiskan empat tahun bahagia. Tapi tidak dengan mereka, bagi saya mereka seharusnya tidak memimpin Barca. Barcelona pantas jauh lebih baik dan semua orang tahu ini.”

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY