Ozil Hanya Bisa Tertawa Ketika Disebut Pemalas

4
406

BOLAKU Mesut Ozil tengah mendapatkan kritikan sebagai pemain pemalas saat dirumout hijau. Menaggapai kritikan tersebut, Ozil hanya bisa tertawa saat mendapatkan kritikan itu, pada sejatinya ia adalah pemain yang sangat aktif dan berkerja keras.

Mengawali musim yang kurang memuaskan dituding menjadi jatuhnya performa Arsenal diawal musim. Pada saat itu, Arsenal memang harus kalah dari Manchester City pada awal musim mereka.

BACA JUGA : Prediksi Bola Liverpool vs Cardiff City 27 Oktober 2018

Bukan hanya dari kalangan pendukung saja yang memberikan kritikan itu, tetapi manajer Arsenal Unai Emery juga ikut serta dalam kritikan pedas tentang penampilan Ozil diawal musim. Kritik yang ada ini seakan makin membenarkan bahwa Oezil sudah menurun, terutama sejak kegagalan Jerman di Piala Dunia 2018 lalu.

“Saya hanya bisa tertawa lepas saja saat saya menerima kritikan itu,” ujar Ozil saat ditanya tetang tanggapan yang iaberikan tentang kritikan dari Manajer dan Fans.

BACA JUGA : Nasib Sial, Cedra Kambuh Marcelo Absen Di El Clasico

“Saya pun juga tidak menyalahkan dengan kritikan itu, tapi saya hanya juga mengatakan jika apa yang saya berikan untuk Arsenal memang sudah sesuai kemampuan saya. Sekarng ini saya sudah tidak muda lagi ( sambil tertawa ), saya juga mengajarkan kediri saya, biarkan orang berkata apa, menilai saya seperti apa, memandang saya seperti apa, toh yang menjalani saya bukan kalian, sedikit panas. sambungnya seperti dikutip Bolaku.

“Saya tidak mendengarkan orang-orang seperti itu – saya hanya mendengarkan pelatih saya dan orang-orang yang langsung bilang di depan saya. Tentu saya tahu jika saya main buruk, begitu juga saat main bagus.”

“Yang terpenting adalah pelatih bisa membantu saya – jika ada kesalahan maka dia bisa menegur saya, kita bisa bicara dan saya pun bisa memperbaiki ke depannya.”
Oezil Hanya Bisa Tertawa Ketika Disebut Pemalas

Apa yang Oezil lakukan sejauh ini terbukti benar. Ketimbang merespons kritik itu di media massa, Oezil menjawab lewat performa apik di atas lapangan. Oezil berperan besar dalam laju apik Arsenal yang menang di 11 laga terakhirnya. Pemain berusia 30 tahun itu membuat empat gol dan satu assist.